Tampilkan postingan dengan label Vivian Ibra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vivian Ibra. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Mei 2014

Pekalongan: Salam dari Kutub Utara


Diterima pada tanggal: 7 Maret 2014
Kartu pos dari Ibra dibungkus amplop lagi, tapi kali ini ditemani dua lembar kertas surat berisi cerita lebih panjang tentang Harry Potter. Sebelumnya saya menyelipkan dua buah bookmark koleksi saya bersama surat dan kartu pos balasan untuk Ibra. Saya dan Ibra sebenarnya mulai akan saling bertukar suvenir setelah surat Ibra ini datang, tapi karena urusan kuliah dan finansial yang mepet untuk membeli prangko, saya baru membalasnya bulan ini. Lamban sekali ya hehehe.

Pekalongan: Line


Diterima pada tanggal: 18 Februari 2014
Di kartu pos kedua ini saya sudah klop dengan Ibra, kami sama-sama suka Harry Potter. Dulu saya sempat mengoleksi banyak barang-barang bertema HarPot. Mulai dari majalah, poster-poster jumbo, kalung golden snitch, tattoo Hogwarts, tongkat Voldemort, Elder wand milik Dumbledore, kartu pos, novel-novel, pembatas buku dan notes. Sampai sekarang saya masih suka melongo kalau nonton filmnya di televisi padahal sudah tidak terhitung lagi berapa kali saya tonton. Ada gitu ya, pengarang sampai niat banget bikin cerita sedetail itu. Ah pokoknya dulu saya sampai hafal silsilah keluarga Black, mantra-mantra, dan semua guru-guru Hogwarts. Tapi lama-kelamaan poster-poster jumbo  di kamar saya mulai diangkutin ke kamar Mas Tata karena bosan, hafalan saya juga mulai luntur pelan-pelan. 


Selasa, 20 Mei 2014

Pekalongan: Tempel-Menempel

 

Diterima pada tanggal: 10 Januari 2014
Kartu pos tempel-tempelan ini sedikit terlipat di bagian atasnya karena Ibra menaruhnya di dalam amplop. Sedikit aneh sebenarnya menerima kartu pos berbungkus amplop karena seharusnya kartu pos memang dikirim tanpa pembungkus apapun. Tempel saja sebuah prangko dengan nominal yang cukup untuk dikirim ke alamat tujuan, tulis pesanmu dan alamat lengkap penerima, lalu kirim deh. Tulis juga alamatmu kalau perlu, jaga-jaga kalau penerima males ribet dengan request-merequest alamat di Card to Post, jadi jaminan kartu posmu dibalas akan lebih besar hahahaha.